Latest Post

Ya Mati Lampu Lagi

Written By Frank Garsel on Senin, 01 Desember 2014 | 15.13

Pagi-pagi dah mati lampu dua kali, sampai ka komputer kerja menjadi error untung tidak sampai fatal dan masih bisa diperbaiki secara manual dan instan hehehe. Jam 7 pagi listrik dua kali mati dan di kantor sepertinya belum ada orang karena koneksi internet yang mengalir ke kosan saya langsung mati total. Biasanya kalau sudah ada orang di kantor, bila mati lampu terus nyala lagi, koneksi langsung ikut normal kembali. 

Karena daya listriknya belum ditambah, jadi bila mati lampu trus nyala kembali maka harus dinyalakan secara manual dari tombol on off nya hihi. Padahal lagi konen untuk menulis artikel dan mengisi blog Frank Garsel Online, namun apa daya kalau mati lampu jadi tak bisa mngerjakan semua kerjaan yang menggunakan listrik. Akhirnya saya diem dl dan menyeduh kopi biar gak panik kalau kata anak jaman sekarangmah hehe, mau nongkrong diluar gak kuat dengan udara dingin dan angin yang sedang besar alias motah, mungkin ini karena mau menjelang tahun baru, kalau kata orang tua jaman dulumah kan suka bila, bila akan tahun baru angin besar dan hujan deras akan mengguyur beberapa daerah. 

 Full musik masih menemani saya pagi ini diruangan kosan yang sederhana ini namun penuh keceriaan dan kebersamaan hadeuh. Lagu yang sedang berjalan adalah musik non vokal dari bang haji rhoma irama yang judulnya bujangan, aw aw aw ya cocok bingits karena kan saya masih bujangan, jadi semuanya dilakukan sendiri. Pasti ada yang tau kan lirik bang haji yang judulnya Bujangan? Katnya enak menjadi bujangan, kemana-mana tak ada yang larang, hidup terasa ringan tanpa beban, uang belanja tak jadi pikiran, ooo bujangan....bujangan.... bujangan..dan lanjutkan menyanytinya hahhaa. Hari ini juga hari senin dan bertepatan tanggal 1 Desember 2014, horeee beberapa saat lagi gajian haha, bulan terakhir di tahun 2014.

Kegiatan Hari ini di Kosan dan Hotel Di Garut

Written By Frank Garsel on Kamis, 27 November 2014 | 19.02


Hari ini kosan Frank Garsel Online masih banyak dikunjungi oleh rekan-rekan kantor Hotel Di Garut. Semenjak pagi tadi saya memulai dengan membereskan kosan, mencuci pakaian karena sudah numpuk, terus memasak untuk makan, habis makan rehat sejenak dan online kembali didepan Komputer kesayangan yang stanbay di kosan. Siangnya pukul 10 saya disuruh dulu ke Kantor Notaris untuk menyampaikan surat, kantor notaris yang berada di Jalan Ahmad Yani Garut. Dari Bayongbong menuju kantor notaris menggunakan angkot, namun agak kesal juga tadi dijalan karena angkotnya banyak ngetem, tidak seperti biasaya kalau dari Bayongbong menuju Garut tak pernah ngetem, kecuali dari Garut Kota menuju Bayongbong, Huh diperjalanan sering tarik nafas panjang karena agak kesal juga, padahal penumpang lumayan penuh, kursi yang tersisa hanya kursi panjang yang berada dipintu angkot itu, tapi ya saya mema'lumi juga akhirnya karena untuk kejar setoran, sang sopir harus membawa penumpang menuju garut kota dengan muatan yang maksimal.

Sampailah di alun-alun Garut Kota, saya siap-siap bergerak menuju kantor notaris tadi, pas lagi jalan kaki dengan konsentrasi penuh menuju kantor notaris, tiba-tiba ada bunyi kelakson, pas saya tengok kesebalh kiri ternyata ada om bejo yang masih crew Hotel Di Garut, karena kebetulan beliau juga akan ke kantor yang di Bayongbong. Tanpa basa basi saya langsung masuk kemobil hitamnya dan parkir sebentar didepan kantor notaris, saya langsung masuk menuju ruangan notaris dan menyerahkan surat yang berada di amplop putih .

Setelah itu saya kembali masuk lagi ke mobil, dan minta diantar sebentar ke jl siliwangi, karena saya mau beli Kiboard untuk komputer dikosan yang tulisannya udah pudah dan beberapa huruf dan angka sudah error. Ya saya beli yang murah saja, harganya cuma 35rb heheh, tapi walaupun murah yang penting nyaman dipake kerja. Setelah selesai membeli yang saya butuhkan, mobil langsung menuju ke Kantor PDAM Garut untuk menjemput Om Wildan karena akan ikut juga ke Bayongbong, pas mobil berhenti didepan kantor PDAM, ternyata om Wildannya masih ada keprrluan, akhirnya saya sama om bejo memutuskan untuk menunggu sambil beli Kopi yang ada di pedagang kaki lima tepatnya disebrang kantor PDAM, satu jam sudah menunggu namun om Wildan tak kunjung datang, akhirnya pas ditelpon, dia menyuruh menjemput kerumahnya yang berada di Pasipogor dibelakang Bank BPR KS, akhirnya saya sama om Bejo meluncur kesana, pas sampai kesana ngbrol-ngbrol santai dulu sejenak, dan perjalanan akhirnya dilanjutkan kembali menuju Bayongbong, kami bertiga bergegas kembali menuju mobil yang diparkir di depan Yomart Jl Cimanuk Garut.

Jam 12:30 Menit saya sampai di Bayongbong, kami bertiga langsung menuju kosan saya, karena pukul 14:00 Wib akan ada rapat di kantor. Pas waktu rapat sudah tiba, saya tak mengikuti berjalannya rapat, saya bikin gorengan untuk konsumsi teman-teman yang sedang rapat, gorengan sudah selesai namun rapat masih berjalan, saya tetap tidak mengikuti rapat dan malam bantuin om dado yang sedang mengecat tembok TK Alhikmah dengan cat warna warni untuk mempercantik suasana TK tersebut. Alhamdulillah hari ini melakukan aktivitas berjalan dengan lancar.

Tiga Bulan Sudah Saya Ngekost Disini

Written By Frank Garsel on Rabu, 26 November 2014 | 18.48


Cerita ini bermula adalah disekitar Kost tempat saya ngekost, yaitu di daerah Jambansari, Bayongbong Garut. Kosan yang lumayan luas dan sederhana ini menyimpan beberapa pengalaman saya, baik dalam melakukan aktivitas sehari-hari maupun untuk sekadar berkumpul bersama temen-temen kantor, teman-teman dari garut kota maupun luar garut dan para tetangga yang ada disekitar kostan ini.

Sekarang saya menginjak bulan ketiga ngekost disini, ngekost disini, saya tidak dibayar oleh saya sendiri namun dari kantor yang setiap tanggal 4 harus membayar kost'an yang saya tinggali. Enaknya ngekost disini, murah dan subur air, karena lokasi disini adalah pusatnya sumber air yang mengalir ke Garut kota dibawah pengelolaan PDAM, terkecuali yang ada disekitaran kostan, air yang masuk kerumah-rumah tak usah bayar alias gratis.

Setiap hari saya melakukan aktivitas disini, terkeculi bila saya ada sesuatu hal yang harus dikerjakan dikantor, baru harus datang keruangan kantor yang jaraknya tak begitu jauh dari kosan sekitar 50 Meter. Kosan ini bisa dibilang selalu rame, karena hampir setiap hari didatangi oleh temen-temen satu kantor maupun teman saya yang berada di daerah Garut Kota, kadang ada yang menginap maupun hanya sekadar mampir dan mengobrol.

Ya Alhamdulillah Kost'an ini berkah dengan banyaknya orang datang kesini untuk bersilaturahmi dan sharing berbagai pengalaman. Di Kosan ini pula bila saya menulis artikel untuk mengisi web-blog saya yaitu Frank Garsel Online, pasti dikerjakan diruangan ini. Ya emang sih kerjanya nyantai dan bisa dikerjakan malam ataupun siang hehe (bilang aja males) xixixixiix.

Selain saya yang bekerja di kantor pusat Hotel Di Garut (HDG), ada juga EO yang berada di dalam kantor juga, namun karena jarak antara kosan dan kantor tak begitu jauh, jadi saya mengerjakannya di kosan saja dan crew yang lain kerjanya di kantor :). Buat temen-temen yang ingin main ke kosan saya, silakan ditunggu, datang aja ke Daerah Bayongbong, yang alamatnya di atas tadi, atau lebih jelasnya dekat Alun-alun bayongbong, masuk ke arah polsek, kurang lebih 100 Meter dari kantor pelsek Bayongbong.

Wisata Sejarah Situs Kabuyutan Ciburuy Garut

Written By Frank Garsel on Selasa, 25 November 2014 | 21.23

Frank Garsel Online - Saat kita berkunjung ke kota Instan Garut yang dijuluki Swiss Van Java cobalah untuk berkunjung kesalah satu tempat wisata cagar budaya yang menyimpan sejarah masa lalu semasa jaman kerajaan Prabu Siliwangi dan Kian Santang. Yang suka dengan wisata sejarah, tempat ini jangan dilewatkan, yaitu namanya Wisata Sejarah Situs Ciburuy.

Situs Ciburuy ini berada di wilayah Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, atau sekitar 13 Km dari pusat kota Garut ke arah selatan. Ada apa saja di Situs Ciburuy ini? Disini banyak benda-benda pusaka waktu jaman kerajaan Prabu Siliwangi dan Parbu Kian Santang yang bisa kita jumpai disini, contohnya seperti Keris,tombak, pedang, kujang, nah kujang ini yang merupakan senjata Prabu Siliwangi dimasa kerajaannnya, bende atau lonceng, tulisan jawa kuno yang tertulis diatas daun nipah dan daun lontar, dan ada juga trisula yang semuanya berada di area Situs Ciburuy.

Ditempat wisata sejarah situs ciburuy juga sering diadakan upacara pencucian benda-benda pusaka yang ada disini, pencucian benda-benda pusaka tersebut dilakukan oleh masyarakat sekitar setiap tanggal 1 Muharam. Di Situs Ciburuy sama seperti wisata-wisata sejarah lainnya, yaitu terdapat pantangan atau larangan yang harus di patuhi dan tidak boleh dilanggar, yaitu setiap setiap hari Jum'at dan Sabtu tidak boleh seorangpun untuk masuk ke area wisat Situs Ciburuy.

Bagi wisatawan yang ingin mengetahui tentang sejarah Prabu Sliwangi dan Putranya yaitu Prabu Kian Santang, datang aja ke Wisata Sejarah Situs Ciburuy, disini kita akan lebih jelas dan lebih mengetahui ilmu pengetahuan tentang sejarah kerajaan sunda.

Namun bagi wisatawan yang akan menginap, tidak bisa menginap di area wisata sejarah tersebut, yang kita harus menginap di hotel-hotel atau penginapan yang berada di Garut Kota atau di sekitar bayongbong. Namun bila kesulitan untuk mencai tempat menginap, kita harus memesan tempat menginap dulu baik secara onliine maupun offline, kalau secara online atau visa telepon bisa juga menghubungi penyedia jasa layanan pemesanan hotel dan rumash sewa, yaitu Hotel Di Garut, dengan website resminya www.hoteldigarut.net NO Tlp. 085222946046

Nuansa Romantis Kebun Mawar Situhapa Garut

Written By Frank Garsel on Sabtu, 22 November 2014 | 20.42

 Rasanya tak perlu jauh harus keluar negeri ingin merasakan nuansa yang romantis, cukup datang aja ke Kota Intan Garut. Di Garut ada tempat yang tak kalah romantis yaitu namanya Kebun Mawar Situ Hapa, disini kita akan merasakan nuansa yang sangat romantis, baik untuk pengantin baru, pengantin yang sudah lama hehe, atau yang ingin merasakan kembali rasanya bulan madu hihih.

Merah merekah tanaman mawar yang banyak akan melahirkan pemandangan yang sangat indah dan cantik, situ Hapa Kebun Mawar Garut Resort yang berada di Jl. Raya Kamojang Km 5 Samarang Garut. Menyediakan tempat menginap yang dikelilingi kebun mawar yang merah merekah menambah suasana romantis anda akan terasa bermakna dan mungkin tak akan bisa lupa sepanjang hidup.

Saat kita masuk ke area kebun mawar, akan melewati dulu terowongan atau gapura besi yang dirambati oleh dedaunan yang hijau dan penuh warna warni bunga, ini menjadi gerbang utama kita saat masuk ke kebun mawar. Pemandangan yang memerah akan memanggil kita untuk segera masuk kearea yang sangat luas, subhanallah indah sekali suasana disini.


Dan bila kita kebetulan menginap disana, jangan menghabiskan waktu di dalam kamar, karena kita tak akan puas kalau lama- lama di kamar untuk menikmati suasana merah bunga wawar yang tertata rapi dan segar. Udara sejuk khas kota Garut akan menyelimuti kita dan menjadi lukisan alam yang alami disekitar kita berada. Dari kebun Mawar ini kita tak hanya bisa menikmati pemandangan sekitar, namun kita juga bisa menikmati pemandangan pegunungan yang mengelilingi kota garut.

Nah bukan Resort namanya kalau tidak memiliki tempat menginap, disini tersedia 3 tipe kamar yaitu Geranium, Damascena, dan Magnolia, dengan fasilitas yang berbeda-beda dan hargapun pasti berbeda. :). Namun bagi anda yang hanya ingin bermain dan foto-foto bisa juga disini, kita juga bisa melihat danau kecil yang ditumbuhi bunga teratai yang sangat cantik, suasana romantis akan begitu terasa disini, bila penasaran, silakan dicoba.

Tempat Wisata Air Terjun di Garut

Written By Frank Garsel on Jumat, 21 November 2014 | 05.34

Kali ini Frank Garsel Online akan membahas kembali tentang wisata Alam, yaitu air terjun Curug Orok Garut. Curug orok adalah kawasan wisata yang berada di garut selatan, tepatnya di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang, Garut. Dibalik derasnya air terjun Curug Orok Garut dan keindahan alamnya yang hijau sangat sejuk dan tersimpan cerita yang menyentuh hati, tentang sejarah nama Curug Orok.

Garut memang kaya dengan pesona alamnya yang banyak diminati oleh para wisatawan lokal maunpun dari luar kota Garut. Beberapa curug yang ada di Kabupaten Garut tak hanya Curug Orok, namun ada beberapa curug lainnya yang banyak dan masih asli. Setiap Curug belum semuanya terjamak oleh masyarakat ataupun wisatawan, karena kurangnya perawatan dari pihak pengelola wisata pusat terutama pemerintah yang belum begitu memperhatikan beberapa area wisata yang mulai dikunjungi banyak wisatawan.

Dari pusat Kota Garut menuju lokasi kurang lebih satu jam, melalui jalan Cimanuk, Bayongbong, Cisurupan hingga tiba di Desa Cikandang, Kecamatan Cikajang. Sepanjang perjalanan menuju Curug Orok kita bisa menikmati pemandangan dan udara yang sangat sejuk, ini bisa mengobati rasa cape kita selama perjalanan bagi wisatawan luar Garut. Namun sepanjang perjalanan selain menjaga keselamatan lalu lintas, kita juga harus memperhatikan petunjuk jalan, karena nanti akan menemukan pertigaan antara Jalan menuju Curug Orok dan menuju Pantai Santolo Pameungpeuk Garut.

Curug orok terletak disebuah lembah, dari jauh sudah terdengar gemuruh air terjun, ketinggian curug orok ini kurang lebuh 50 Meter, namun selain ada Curug Orok yang airnya begitu deras, di sebelah kanan terletak Curug Kecil yang namanya Curug Cikahuripan, Antara Curug Orok dan Curug Cikahuripan, airnya berbeda. Bila Hujan deras, Curug Orok airnya akan menjadi keruh, namun bila Curug Cikahuripan, mau cuaca gimanapun, airnya akan tetap jernih. Di curug orok ini tersedia satu kolam renang, dua gazebo dan ada warung kecil yang tidak jauh dari pusat air terjun.***

Hutan Mati yang Cantik di Gunung Papandayan

Written By Frank Garsel on Rabu, 19 November 2014 | 16.11

Hutan mati yang ada di Gunung Papandayan Garut adalah suatu keunikan, kita bisa merasakan suasana yang tak biasa, karena kita berada ditengah-tengah hutan mati yang berada di atas pegunungan yang cukup dingin,dengan pemandangan yang eksotis, membuat para pendaki akan terasa nyaman dan tak akan pernah bosan berada di atas puncak gunung yang satu ini. 

Paska meletus Gunung Papandayang pada tahun 2002 menghasilkan hutan mati semakin eksotis, pemandangan pepohonan kering yang cukup luas akan menambah keindahan alam yang bisa dirasakan disini. Di hutan mati pepohonan berwarna hitam dan tanah putih menambah suasana alam yang sangat indah sekali dan akan langka kita jumpai dibeberapa pegunungan yang ada di Jawa Barat ini. Saat kita akan menuju hutan mati Gunung Papandayan, pemandangan indah sudah terasa selama perjalanan, kita akan melewati kawah blerang, jalan yang sangat terjal, serta bisa melihat pemandangan Garut Kota dari bukit Gunung Papandayang. 

Gunung Papandayan berada di 2.622 di atas permukaan laut ini dari wilayah Kota Garut sudah terlihat jelas. Saat ini Gunung tersebut menjadi salah satu tempat pendakian di Kabupaten Garut yang banyak didatangi pendaki dari beberapa kota dan turis. Diatas pegunungan juga tersedia kolam air panas yang masih bau blerang asli, airnya tak begitu jernih agak keputih-putihan karena masih asli tercampur dengan blerang. Selain kolam renang, di Gunung Papandayan tersedia juga halaman parkir yang luas yang berada di gerbang utama masuk wilayah Gunung Papandayang, warung-warung kecil juga banyak disini dan tempat penyewaan tenda untuk para pendaki yang akan melakukan camping. 

Nah untuk pendaki yang ingin menuju hutan mati atau pondok saladah, jangan melewati pukul 5 sore, karena bila sudah lewat pukul lima, petugas setempat tidak akan menginjinkan kita untuk menuju lokasi tersebut, jadi bila sudah lewat waktunya, maka kita akan disarankan untuk menginap atau membuat tenda yang berdekatan dengan halaman parkir gunung papandayan, dan bisa melanjutkan tujuan kita besok pagi demi keselamatan perjalanan kita. Pas masuk area Gunung ini, papan nama sudah menghiasi kita sebagai papan petunjuk arah dan beberapa tempat yang sering dijadikan tujuan utama. Itulah sekilas yang bisa Frank Garsel Online kupas kali ini tentang Hutan Mati Gunung Papandayan Garut
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Frank Garsel Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger